Jumat, 22 Desember 2017

Hand Book Transmisi Manual Sepeda Motor

  1. Transmi
    Fungsi :
Mengatur perbandingan putaran mesin dengan roda belakang sehigga
 menghasilkan momen / tenaga putar yang diinginkan.


    1. Prinsip dasar kerja transmisi Lengan




Lengan pengungkit yang panjang memungkinkan perpindahan beban berat dengan tenaga yang kecil.

Putaran cepat Momen putar kecil
Putaran lambat Momen putar besar


    1. Macam-macam transmisi Dengan gigi besar (sliding gear)





Gigi 1    :  Roda gigi A    D dihubungkan B    C dilepas
Gigi 2    :   Roda gigi B    C dihubungkan A        D dilepas
Aliran tenaga transmisi roda gigi geser





Posisi gigi 1 (putaran output lambat    momen besar )



Posisi gigi 2 (putaran output makin cepat    momen makin kecil )
Dengan gigi tetap (constant mesh)





Gigi 1    : Kopling geser dihubungkan ke roda gigi D A    D berhubungan
Gigi 2    : Kopling geser dihubungkan ke roda gigi C B    C berhubungan

Aliran tenaga transmisi roda gigi tetap






Posisi gigi 1 (putaran out put lambat, momen besar)




Posisi gigi 2 (putaran out put makin cepat, momen makin kecil)
Contoh : Diagram aliran tenaga




Nama-nama bagian





Fungsi bagian-bagian transmisi Main shaft (poros utama)
Poros utama selalu berhubungan dengan poros engkol melalui gigi rumah kopling dan gigi penggerak utama (driven gear primary)



Pada poros utama terdapat gigi-gigi yaitu :
Gigi mati    : gigi yang akan berputar bila poros berputar ( M1, M 2 ) Gigi bebas    : gigi yang bebas berputar pada poros ( M 4 )
Gigi geser    : gigi yang dapat bergeser ( M 3 ) pada poros ke kiri / kanan (sebagai kopling geser) gigi GESER dilengkapi tonjolan (DOG)
Tonjolan-tonjolan ini (DOG) apabila roda igi bergeser, akan masuk ke dalam lubang (DOG HOLE) yang ada pada gigi sebelahnya, sehingga gigi tersebut akan mengikuti putaran dari gigi yang ada DOG nya.

Countershaft (poros lawan)
Poros lawan selalu berhubungan dengan roda belakang melalui rantai roda.







Pada poros lawan juga terdapat gigi-gigi
Gigi mati ( C4 )
Gigi bebas ( C1,C3 ) Gigi geser ( C2 )
Gigi-gigi pada main shaft dan counter shaft selalu disusun sebagai berikut :
      1. Gigi MATI selalu berdampingan dengan gigi bebas
2.  Gigi pada main shaft dengan gigi-gigi pada counter shaft di set (dipertemukan) pada posisi gigi BEBAS bertemu dengan gigi MATI

Mekanisme pemindah gigi
Mekanisme pemindah gigi transmisi dibantu oleh beberapa peralatan antara lain :
Gear shift fork (garpu pemindah) kiri dan kanan    1.2
Gear shift stoper (tromol pemindah gigi)    3
Shift drum stoper (pelat stoper tromol pemmindah gigi)    4
Gear shift positive stopper (stoper tromol pemindah gigi)    5
Gear shift spindle (poros pedal transmisi)    6
Arm gear shift (lengan penarik-pendorong)    7







Pada saat  shift pedal (pedal transmisi)  ditekan,  maka gear  shift spindle (poros pedal transmisi) 
akan berputar dan menyebabkan pula berputarnya gear shift drum.
Dengan berputarnya gear shift drum akan menggerakkan shift fork kearah pergerakan
jalur yang ada pada shift drum, sehingga gigi transmisi yang berhubungan dengan shift fork
akan bergerak sesuai dengan pergerakan shift fork pada jalur, 
sehingga proses perpindahan gigi akan berlangsung sesuai dengan perpindahan gigi yang dikehendaki.

Proses pengoperasian transmisi 4 kecepatan Posisi netral



Posisi gigi 1


Agar gigi C1 dapat memutar poros lawan (counter shaft), yaitu dengan cara
menggeser gigi geser C3 ke arah gigi C1 agar DOG pada gigi C3 masuk ke
dalam DOG HOLE pada gigi akan berubah menjadi C1 , sehingga gigi C1
gigi mati.


Posisi gigi 2




Posisi gigi 3





Posisi gigi 4